KARANGDOWO ADAKAN PELATIHAN MEDICAL FIRST RESPONDER ( MFR ) BAGI RELAWAN BERSAMA BASARNAS DAN BPBD
KARANGDOWO KLATEN – Senin 22 Juni 2026 - Kecamatan Karangdowo berkomitmen mewujudkan Kecamatan Tangguh Bencana (KENCANA) tahun 2026. Dengan menggelar Pelatihan Medical First Responder (MFR) bagi relawan Karangdowo. Kegiatan yang akan berlangsung selama 3 ( tiga hari ) mulai 22 – 24 Juni 2026 tersebut diikuti sejumlah 40 ( empat puluh ) relawan dari desa se-kecamatan Karangdowo.
Acara dibuka secara resmi oleh Camat Karangdowo Slamet di Aula Kecamatan Karangdowo. Dalam sambutannya Slamet menekankan bahwa keterampilan pertolongan pertama adalah kunci utama dalam meminimalisir fatalitas saat terjadi musibah. “Kehadiran penolong pertama yang terlatih sangat krusial sebelum bantuan medis profesional tiba. Pelatihan ini adalah investasi keselamatan bagi seluruh warga Karangdowo,” ujar Slamet. Guna meningkatkan kompetensi para relawan akan diberikan pelatihan baik dari BPBD maupun Basarnas selama 3 ( tiga ) hari.

Kolaborasi Strategis dan Simulasi Praktis
Pelatihan ini menghadirkan narasumber ahli dari Basarnas Surakarta dan BPBD Kabupaten Klaten. Selama 3 ( tiga ) hari, para peserta mendapatkan pembekalan komprehensif yang meliputi:
- Materi Teori: Pemahaman bantuan hidup dasar, penilaian penderita, hingga prosedur koordinasi darurat yang dilaksanakan di Aula Kecamatan.
- Materi Praktik: Simulasi penanganan korban gempa bumi di halaman Kantor Kecamatan untuk mengasah ketangkasan fisik dan keterampilan teknis dalam situasi krisis.

Sinergi antara Basarnas dan BPBD bertujuan memastikan para relawan memiliki standar kemampuan yang mumpuni dan teruji. Dengan adanyapembekalan pelatihan bagi 40 ( empat puluh ) personel relawan yang terlatih ini, diharapkan dapat memperkuat pelayanan kemanusiaan di Karangdowo dan sekitarnya.
What's Your Reaction?




